Candi Prambanan, Candi Hindu Terbesar Di Indonesia

Candi Prambanan

Candi Prambanan adalah candi Hindu terbesar dan termegah yang pernah dibangun di Jawa kuno. Beberapa sejarawan lama menduga bahwa pembangunan candi agung Hindu ini untuk menandai kembali berkuasanya keluarga Sanjaya atas Jawa. Hal ini terkait teori wangsa kembar berbeda keyakinan yang saling bersaing yaitu wangsa Sanjaya dan wangsa Syailendra.

Keberadaan Candi Prambanan saat ini juga menjadi destinasi tempat wisata yang wajib dikunjungi jika berkunjung ke Yogyakarta. Berbagai acara besar juga diselenggarakan di Candi Prambanan, sehingga tempat ini menjadi destinasi wisata yang wajib dikunjungi oleh masyarakat Indonesia.

Lihat juga destinasi wisata di Jogja lain yang wajib dikunjungi : Taman Sari, Malioboro dan Tugu Jogja

Sejarah Dibangunnya Candi Prambanan

Bangunan Candi Prambanan pertama kali dibangun sekitar tahun 850 Masehi oleh Rakai Pikatan dan disempurnakan serta diperluas oleh Raja Lokapala dan Raja Balitung Maha Sambu. Tujuan pembangunan candi ini adalah untuk memuliakan dewa Siwa. Siwagrha atau Siwalaya merupakan nama asli dari bangunan ini. Konon nama tersebut diambil dari Bahasa Sansekerta.

Saat pembangunan candi Siwagrha sedang berlangsung, pekerjaan umum perubahan tata air juga dilakukan untuk memindahkan aliran sungai di dekat candi. Aliran sungai yang ada di sini adalah Sungai Opak.

Aslinya aliran sungai ini berbelok melengkung ke arah timur serta dianggap terlalu dekat dengan candi. Sehingga aliran sungai ini dapat membahayakan konstruksi candi. Dalam pelaksanaan perbaikan tata air ini dilakukan dengan membuat sodetan sungai baru yang memotong lengkung sungai dengan poros utara-selatan sepanjang dinding barat di luar kompleks candi.

Bekas aliran sungai asli kemudian ditimbun untuk memberikan lahan yang lebih luas bagi pembangunan deretan candi yang lainnya.

Kompleks Candi Prambanan

Luasnya Candi Prambanan ini tentunya tidak hanya memiliki satu candi saja, akan tetapi terdapat banyak kompleks candi yang ada di sini. Berikut adalah beberapa kompleks candi di Candi Prambanan.

1. Candi Siwa

Candi Siwa merupakan candi utama sekaligus candi yang paling besar di kompleks Candi Prambanan. Ukuran tingginya 47 meter dan lebar 34 meter. Puncak mastaka atau kemuncak candi ini dimahkotai modifikasi bentuk wajra yang melambangkan sebuah intan atau halilintar. Candi Siwa dikelilingi oleh lorong galeri yang dihiasi relief bergambar kisah Ramayana.

Di dalam Candi Siwa ini terdapat lima ruangan, yaitu satu ruangan di setiap arah mata angin dan satu ruangan utama dan terbesar yang letaknya ada di tengah candi. Pada ruangan sebelah timur ini bisa terhubung dengan ruangan utama yang menjadi tempat bersemayam sebuah arca Siwa Mahadewa setinggi tiga meter.

Kemudian pada tiga ruangan kecil lainnya terdapat arca berukuran lebih kecil dan tentunya berkaitan dengan Siwa. Di dalam ruang selatan terdapat sebuah Resi Agastya, Arca Ganesha putra Siwa di ruang sebelah barat, dan arca sakti atau istri Siwa di sebelah utara.

2. Candi Brahma Dan Candi Wishnu

Di kompleks Candi Prambanan terdapat dua candi yang dipersembahkan kepada Dewa Wisnu yang letaknya berada di sisi utara. Sedangkan di sisi selatan terdapat candi yang dipersembahkan kepada Dewa Brahma.

Kedua candi ini menghadap ke arah timur dengan satu ruangan berisi arca masing-masing dewa yang dipersembahkan. Masing-masing arca tersebut memiliki tinggi 3 meter. Ukuran candi Brahma dan Wishnu kurang lebih sama, yaitu lebar 20 meter dan tinggi 33 meter.

3. Candi Wahana

Terdapat tiga candi yang lebih kecil daripada candi Brahma dan Wishnu yang dipersembahkan kepada kendaraan atau wahana dewa-dewa. Candi Wahana ini letaknya berada tepat di depan dewa penunggangnya. Selain itu juga terdapat candi Nandi yang letaknya di depan candi Siwa. Di dalam Candi Wahana terdapat arca lembu Nandi.

Pada bagian dinding belakang arca Nandi ini di juga terdapat arca Chandra dan arca Surya. Kedua arca tersebut adalah arca dewa bulan dan dewa matahari. Di depan candi Brahma juga terdapat candi Angsa yang mana tidak ada arca Angsa di dalamnya.

Konon di dalam arca Angsa ini menjadi tempat bersemayamnya kendaraan Brahma di dalamnya. Di depan candi Wishnu juga terdapat candi yang dipersembahkan untuk Garuda. Sama seperti candi Angsa, di dalam candi ini tidak terdapat arca Garuda.

4. Candi Perwara

Candi Perwara dibangun di atas empat undakan teras-teras yang semakin ke tengah akan semakin tinggi. Empat baris candi-candi ini ukurannya lebih kecil jika dibandingkan dengan candi utama. Candi-candi perwara disusun dalam empat baris. Yaitu 44 candi pada baris pertama, baris kedua terdapat 52 candi, baris ketiga ada 60 candi, dan baris keempat terdapat 68 candi.

Masing-masing candi perwara ini memiliki tinggi 14 meter dengan keseluruhan candi perwara atau candi tambahan adalah 224 candi. Semua bagian candi perwara ini memiliki satu tangga dengan satu pintu masuk sesuai arah hadapnya. Kecuali untuk 16 candi yang ada di sudut memiliki dua tangga dan pintu masuk menghadap ke dua arah luar.

Apabila candi-candi lain yang ada di kompleks Candi Prambanan ini memiliki bentuk wajra, maka atap candi perwara ini berbentuk ratna. Atap candi berbentuk ratna ini melambangkan permata.

5. Candi Apit, Candi Kelir, dan Candi Patok

Candi Apit merupakan candi yang ada di antara kompleks candi lainnya. Ukurannya hampir sama dengan ukuran candi perwara, 14 meter tingginya dengan tapak denah seluas 6 x 6 meter. Di samping 8 candi utama ini terdapat candi kecil berupa kuil kecil yang mungkin fungsinya menyerupai pelinggihan atau tempat meletakan canang atau sesaji.

Kuil kecil tersebut sekaligus sebagai aling-aling di depan pintu masuk. Selain itu juga terdapat candi kecil yang berupa Candi Kelir di empat penjuru mata angin depan pintu masuk serta Candi Patok di setiap sudutnya. Candi Kelir dan Candi Patok adalah sebuah miniatur candi yang memiliki tinggi masing-masing dua meter.

Lokasi, Rute, Jam Operasional, Dan Tiket Masuk Candi Prambanan

Candi Prambanan berada di perbatasan antara Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Kabupaten Klaten. Sehingga jaraknya jauh dari Kota Yogyakarta. Bagi wisatawan yang ingin datang ke Candi Prambanan, wisatawan bisa menggunakan jasa sewa mobil di Jogja. Karena dengan menggunakan jasa sewa, wisatawan bisa menghemat biaya pengeluaran jika dibanding dengan membawa kendaraan pribadi.

Jam buka dari Candi Prambanan ini adalah mulai dari jam 06.00 sampai 17.00 WIB. Untuk tiket masuknya adalah sebesar Rp. 30.000 untuk dewasa, Rp. 12.500 untuk anak-anak, dan $ 18 untuk wisatawan asing dewasa. Sedangkan untuk wisatawan asing anak-anak, tiket masuknya adalah sebesar $ 10.

Penutup

Candi Prambanan adalah salah satu peninggalan sejarah dari zaman kerajaan Hindu Buddha yang saat ini menjadi tempat wisata. Keberadaan candi Prambanan ini juga menjadi bukti bahwa dulu terdapat sebuah kerajaan Hindu di Indonesia. Sehingga tempat ini ramai dikunjungi oleh banyak wisatawan, termasuk wisatawan dari mancanegara.

Selain dapat melihat candi, wisatawan juga bisa melihat pertunjukan sendratari Ramayana di Candi Prambanan. Pertunjukan ini menjadi salah satu pertunjukan yang ramai disaksikan ketika berkunjung ke Candi Prambanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× 0818-635-846