Jogja National Museum, Wisata Seni Rupa Dan Pameran Yang Bersejarah

Jogja National Museum
Rate this post

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, museum adalah gedung yang digunakan sebagai tempat untuk pameran tetap benda-benda yang diperhatikan. Benda-benda yang diperhatikan ini maksudnya adalah benda-benda yang ada dan bisa dilihat seperti peninggalan sejarah, seni, dan ilmu pengetahuan. Selain menjadi tempat pameran, museum juga bisa digunakan sebagai tempat untuk menyimpan barang-barang kuno. Di Indonesia, museum menjadi salah satu tempat wisata sejarah yang dikunjungi oleh berbagai kalangan. Kedatangan mereka ke museum tentunya memiliki banyak tujuan, mulai dari sekedar berkunjung sampai mencari referensi dari benda-benda yang ada di sini. Yogyakarta memiliki berbagai macam museum yang digunakan untuk pameran, salah satunya adalah Jogja National Museum.

Jogja National Museum atau yang biasa disingkat dengan JNM adalah museum serta galeri seni kontemporer yang dinaungi oleh Yayasan Yogyakarta Seni Nusantara. Museum ini beralamat di Jalan Amri Yahya No. 1, Gampingan, Wirobrajan, Yogyakarta.

Kompleks bangunan JNM dahulunya merupakan kampus Akademi Seni Rupa Indonesia dengan luas 1,4 ha serta menjadi tempat diskusi dan pameran seni. Ruang pamer yang terdapat di JNM terdiri dari 4 ruang, yaitu Ruang Fine Art Museum Gallery, Pendopo Ajiyasa, Ruang Seni Situs Patung, dan Ruang Situs Kriya. Untuk para seniman pemula, JNM menyediakan galeri khusus yang bernama Gallery for Citizens. Para seniman pemula bisa mengadakan galeri secara gratis di galeri tersebut. Selain ruang pamer ada pula fasilitas seperti kantin Situs Kriya dan JNM Shop.

Lihat tempat wisata Museum seni lain : Museum Sonobudoyo

Sejarah Mengenai Jogja National Museum

Jogja National Museum dahulunya merupakan sebuah bangunan bekas kampus Akademi Seni Rupa Indonesia dan Fakultas Seni Rupa dan Desain. Bangunan ini kemudian menjadi vakum dan tidak dirawat semenjak tahun 1998 saat kampus ISI terpadu diresmikan di Jalan Parangtritis. Mengingat bangunan ini memiliki nilai bersejarah, Ketua Yayasan Yogyakarta Seni Nusantara, KPH. Wironegoro, M.Sc. merenovasi bangunan tersebut pada tahun 2006. Serta membuat nama baru untuk gedung ini dengan nama gedung Jogja National Museum.

Ide merenovasi museum tersebut diwujudkan oleh Yayasan Yogyakarta Seni Nusantara dan bekerja sama dengan alumni Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta. Mereka menggelar kegiatan yang bernama bernama Melukis Lagi di Gampingan pada 19 November 2006. Hasil lukisan yang akan dipamerkan tersebut nantinya akan disumbangkan untuk dana pembangunan museum.

Selain melakukan renovasi bangunan, penambahan fasilitas demi menunjang pameran juga dilakukan. Beberapa fasilitas tersebut adalah kantin, art shop, serta beberapa ruangan yang digunakan sebagai ruang pamer. Lalu sekitar awal tahun 2008, pihak JNM melakukan renovasi gedung yang dipusatkan pada gedung utama.

Lokasi Dan Rute Menuju ke JNM

Jogja National Museum berada di Jl. Prof. Ki Amri Yahya No. 1 Gampingan, Wirobrajan, Yogyakarta 55181. Lokasi dari Jogja National Museum sangat mudah ditemukan, apalagi lokasinya yang berada di tengah Kota Yogyakarta. Anda bisa menggunakan Google Maps jika Anda bingung untuk mencari lokasi dari Jogja National Museum.

Selain itu Jogja National Museum juga sangat mudah ditempuh dengan berbagai moda transportasi, salah satunya dengan sewa mobil di Jogja. Karena dengan menggunakan jasa sewa mobil di Jogja, Anda bisa menggunakan berbagai mobil yang belum pernah Anda gunakan sebelumnya. Selain itu, Anda juga bisa memilih mobil yang sekiranya cocok dikendarai bagi Anda yang datang bersama dengan keluarga Anda.

Lihat Museum lain di Jogja yang tidak kalah menarik : De Arca Statue Museum

Tempat Makan Dekat Jogja National Museum

Setelah mengetahui lokasi dan sejarah mengenai Jogja National Museum, tentunya Anda harus mengetahui tempat makan yang dekat dengan obyek wisata tersebut. Tentunya terdapat berbagai macam menu makanan yang dijual dekat dengan Jogja National Museum. Berikut adalah beberapa tempat makan yang dekat dengan Jogja National Museum.

1. Rica-Rica Fadhil

Rica-rica Fadhil berada pada sebuah warung tenda yang tak terlalu luas di daerah Wirobrajan. Menu yang disajikan setiap hari di warung sederhana ini adalah rica-rica ayam, rica-rica mentok, rica-rica kepala kambing, dan Rica Ayam Bakar. Warung Rica-Rica Fadhil ini tak pernah sepi pengunjung. Menu rica-rica menthok dengan beragam level pedas merupakan salah satu menu andalan di warung ini. Pelanggan juga bisa memesan level pedas dari rica-rica menthok sesuai keinginan mereka. Perpaduan rasa pedas, daging yang empuk serta tidak adanya bau khas menthok menjadi alasan mengapa kuliner ini cukup banyak digemari.

2. Nasi Bakar Wirobrajan

Menu nasi bakar sempat menjadi kuliner yang banyak digemari di daerah Yogyakarta. Salah satu tempat makan nasi bakar adalah Nasi Bakar Wirobrajan. Di tempat ini anda akan menemukan sajian nasi bakar yang unik. Nasi yang ada di warung ini diletakkan di dalam kuali-kuali mungil yang terbuat dari tanah liat. Menu yang disajikan di kedai nasi bakar ini bisa dibilang cukup lengkap. Tersedia menu bakar dan goreng, menu spesial pedas serta aneka minuman seperti Wedang Jeruk Londo dan Es Gula Asem. Warung Nasi Bakar Wirobrajan ini buka dari pukul 11.00 hingga 21.30 WIB.

3. Oseng-Oseng Mercon Bu Narti

Jika Anda menyukai makanan yang pedas, maka Anda bisa mencoba datang ke Oseng-Oseng Mercon Bu Narti. Berbagai menu makanan kreasi Bu Narti ini saat ini sudah menjadi kuliner khas Yogyakarta yang selalu dikunjungi oleh para penikmat pedas. Berdiri sejak tahun 1998, sang empunya warung ini meneruskan hidup setelah ditinggal mati sang suami. Tempat makan ini bahkan sudah terkenal hingga ke berbagai daerah di Indonesia karena rasanya yang pedas. Nama mercon sendiri menunjukkan bahwa makanan yang disajikan di warung ini seperti mercon yang siap meledakkan rasa pedas ke mulut.

4. Warung Klangenan

Dalam bahasa Jawa, ‘klangenan’ artinya sebuah hal yang menjadi kesenangan. Warung Klangenan ini sangat cocok sebagai tempat untuk Anda berkumpul dengan keluarga atau kerabat-kerabat Anda. Lokasinya yang agak tersembunyi di Jalan Patangpuluhan ini memberikan ruang yang cukup luas dengan meja kursi lesehan. Warung ini mengadopsi gaya makanan angkringan dengan menyuguhkan berbagai makanan. Yang khas disini adalah terdapat 13 jenis nasi kucing yang dibungkus dengan daun pisang.

5. Soto Kadipiro

Menu soto di Jogja memang banyak, salah satunya adalah Soto Kadipiro yang mana menjadi menu soto yang sudah terkenal di Jogja. Warung soto Kadipiro yang asli dan pertama berdiri sejak tahun 1928. Kedai soto yang satu ini bahkan telah menjadi trend karena banyaknya orang yang menjual Soto Kadipiro di Yogyakarta. Bahkan tidak jarang, Soto Kadipiro juga dijual di luar Yogyakarta. Soto yang disajikan di tempat ini menggunakan ayam kampung asli sebagai bahan untuk lauk dan kaldunya.

Jogja National Museum merupakan sebuah museum yang juga menjadi sebuah galeri seni kontemporer yang ada di daerah Wirobrajan, Yogyakarta. Tempat ini menyimpan berbagai macam sejarah karena dahulunya bangunan JNM merupakan sebuah kampus.

Berbagai pagelaran mengenai seni rupa pernah digelar di sini, salah satunya adalah Bienalle Jogja. Bienalle Jogja merupakan sebuah acara dua tahun sekali yang menyajikan seni rupa dari berbagai negara. Dengan berbagai penjelasan di atas, JNM dapat menjadi tempat wisata seni dan pameran yang bersejarah dan wajib dikunjungi di Yogyakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× 0818-635-846