Jembatan Gondolayu, Jembatan Tempat Nongkrong Unik

jembatan gondolayu
Rate this post

Jembatan merupakan sebuah media untuk menghubungkan suatu daerah ke daerah lainnya. Keberadaan jembatan ini mampu memudahkan transportasi masyarakat. Terkadang jembatan juga bisa menjadi tempat untuk berinteraksi masyarakat. Di Yogyakarta, terdapat sebuah jembatan yang memiliki daya tarik tersendiri, yaitu Jembatan Gondolayu. Jembatan Gondolayu ini berada di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Yogyakarta.

Baca juga bangunan misterius di Jogja : Gereja Sayidan

Adanya jembatan ini juga mampu menguntungkan masyarakat sekitar, sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar menjadi lebih berkembang. Selain itu juga muncul kawasan strategis yang mampu mendatangkan rezeki. Tidak hanya itu saja, jembatan menjadi sarana untuk mempererat hubungan antar masyarakat. Dibangunnya jembatan ini juga menjadi tolak ukur kemajuan sebuah daerah.

Daya Tarik Jembatan Gondolayu

Jembatan Gondolayu menjadi sebuah tempat nongkrong anak-anak muda dari sore hingga ke malam hari. Pepohonan yang besar dan rindang masih menghiasi sisi barat dan timur jembatan pada tahun 1937. Seiring berjalannya waktu, pohon-pohon ini kemudian berganti menjadi bangunan gedung yang tinggi nan megah.

Aliran Kali Code yang membelah Kota Yogyakarta ini menjadi salah satu daya tarik dari jembatan ini. Sehingga banyak orang yang datang ke jembatan ini untuk menyaksikan pemandangan tersebut. Tidak hanya pemandangan Kali Code saja, akan tetapi wisatawan juga bisa melihat pemandangan Gunung Merapi dan Merbabu yang ada di sebelah utara.

Untuk menyaksikan pemandangan Gunung Merapi dan Merbabu ini, wisatawan bisa datang ke tempat ini pada pagi atau sore hari saat cuacanya sedang cerah. Malam hari di Jembatan Gondolayu juga mampu menarik orang untuk datang ke tempat ini. Bahkan ada juga yang menjual makanan dan minuman di sekitar jembatan ini.

Tidak hanya dari jembatannya saja yang unik, akan tetapi juga perkampungan yang unik di sebelah selatan Jembatan Gondolayu. Perkampungan penduduk yang dicat warna-warni ini bisa dibilang mirip dengan perkampungan di Rio de Janeiro, Brazil. Warna-warna dasar ini menjadi warna yang digunakan sebagai warna cat rumah penduduk.

Baca juga tempat wisata lain yang unik : Plengkung Gading

Cerita Unik Perkampungan Di Bawah Jembatan Gondolayu

Berbicara seputar Jembatan Gondolayu tentunya tidak bisa lepas dari sejarah yang berkembang pada masa tersebut. Sejarahnya dimulai pada tahun 80-an dimana wilayah di bawah jembatan ini masih berupa wilayah yang kumuh. Nama wilayah tersebut adalah Kali Code. Rumah-rumah yang ada di perkampungan bawah jembatan ini masih menggunakan bambu.

Kemudian Romo Mangun atau yang bernama lengkap Y.B Mangunwijaya bersama dengan mahasiswa serta relawan menata pemukiman tersebut. Semua rumah di lingkungan tersebut ditata dengan mengikuti letak geografis wilayah ini. Beberapa fasilitas umum juga turut dibangun seperti MCK, tempat pertemuan warga, dan sumur.

Sehingga pada tahun 1992, kampung tersebut mendapatkan penghargaan dari Aga Khan Award for Architecture. Penghargaan tersebut merupakan sebuah penghargaan Internasional untuk bidang arsitektur.

Cerita Pembunuhan Di Jembatan Gondolayu

Indahnya pemandangan jembatan ini di malam hari tentu juga diiringi dengan kisah tragis yang menjadi catatan buruk Jembatan Gondolayu. Beberapa tahun lalu, tepatnya pada 2013 terjadi sebuah pembunuhan yang memakan korban seorang mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Diduga para pelaku pembunuhan ini sedang pesta minuman keras dan secara spontan membunuh rekan mereka sendiri. Pelaku pembunuhan mahasiswa ini kemudian divonis sembilan tahun penjara. Kejadian pahit berikutnya juga datang dari seseorang yang melakukan bunuh diri di jembatan ini.

Seorang warga tersebut mencoba untuk bunuh diri dengan cara terjun dari Jembatan Gondolayu yang tingginya 20 meter. Warga saat itu tidak mengetahui bagaimana orang tersebut terjun. Kemudian beberapa saat terdengar seperti benda jatuh dari bawah jembatan. Warga sekitar kemudian langsung memberikan pertolongan.

Obyek Wisata Sekitar Jembatan Gondolayu

Jembatan Gondolayu yang berada di Jalan Jenderal Sudirman ini tentunya memiliki berbagai tempat wisata di sekitar Jembatan Gondolayu. Sehingga tempat wisata di sekitar jembatan ini bisa menjadi rekomendasi wisatawan ketika berkunjung ke Yogyakarta. Berikut adalah obyek wisata sekitar Jembatan Gondolayu.

1. Tugu Yogyakarta

Tugu Yogyakarta menjadi ikon dari Kota Yogyakarta serta menjadi sebuah tugu yang berdiri di satu garis lurus dari Merapi hingga Pantai Selatan. Bangunan tugu ini tentunya memiliki sejarah panjang yang sakral. Dahulunya tugu Yogyakarta yang sekarang ini memiliki bentuk yang berbeda. Hal tersebut dikarenakan bangunan tugu hancur pada tahun 1867.

2. Museum Sandi

Museum Sandi adalah satu dari sekian museum yang ada di Yogyakarta yang menyajikan berbagai koleksi mengenai kriptografi. Kriptografi merupakan cara untuk menyajikan data-data yang bersifat rahasia. Di museum ini, wisatawan bisa melihat berbagai koleksi alat yang berhubungan dengan kriptografi dari zaman dulu hingga zaman sekarang.

3. Malioboro

Malioboro menjadi salah satu tempat wisata di Yogyakarta yang menjadi incaran para pelancong dari seluruh Indonesia. Salah satu hal yang diincar oleh para pelancong adalah mereka bisa berbelanja oleh-oleh khas Yogyakarta. Yang mana oleh-oleh tersebut bisa didapatkan dengan harga yang sangat murah. Tempat ini juga terkenal karena banyak warung lesehan.

4. Benteng Vredeburg

Benteng Vredeburg merupakan museum peninggalan Belanda yang lokasinya sekitar 1 kilometer dari Tugu Jogja dan Jembatan Gondolayu. Di museum ini, wisatawan bisa melihat berbagai peninggalan dari zaman Belanda. Dahulunya tempat ini merupakan benteng yang berada di depan Gedung Agung yang sekarang sudah menjadi sebuah museum sejarah.

5. Titik Nol Kilometer

Wisata sekitar Jembatan Gondolayu berikutnya adalah Titik Nol Kilometer. Tempat ini merupakan sebuah perempatan yang di sekitarnya terdapat berbagai bangunan yang bersejarah, salah satunya adalah Benteng Vredeburg. Titik nol kilometer menjadi tempat yang ramai dikunjungi wisatawan karena tempat ini bisa menjadi tempat nongkrong yang tepat saat berwisata di Kota Yogyakarta.

6. Alun-Alun Utara Yogyakarta

Yogyakarta memiliki banyak spot wisata malam yang menarik, salah satunya adalah Alun-Alun Utara. Alun-Alun Utara saat ini menjadi tempat untuk wisata malam di Yogyakarta. Hal tersebut karena sekarang mulai banyak para pedagang yang berjualan berbagai makanan di sekitar alun-alun. Tidak hanya itu, alun-alun utara juga sering menjadi tempat upacara adat.

7. Pasar Beringharjo

Selain Malioboro, Pasar Beringharjo menjadi tempat untuk belanja oleh-oleh yang terkenal di Yogyakarta. Banyak orang datang ke pasar yang buka sampai malam ini untuk berburu batik. Selain batik, oleh-oleh serta kerajinan khas Yogyakarta dijual disini. Pasar ini merupakan pasar yang bersejarah karena sudah berdiri sejak masa jayanya Keraton Yogyakarta.

Penutup

Jembatan Gondolayu adalah jembatan yang berada di atas Kali Code, Yogyakarta. Keberadaan jembatan yang sudah ada sejak zaman Belanda ini mampu menarik minat masyarakat untuk datang ke tempat ini. Sehingga jembatan ini menjadi tempat nongkrong yang asyik. Tidak hanya nongkrong, pemandangan sekitar jembatan yang indah bisa wisatawan lihat dari jembatan.

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke tempat ini, wisatawan bisa menggunakan jasa sewa mobil di Jogja. Karena dengan menggunakan jasa sewa mobil di Jogja, wisatawan bisa menggunakan berbagai jenis mobil. Selain itu, wisatawan juga tidak perlu mengeluarkan banyak biaya lagi. Bahkan, rekomendasi mengenai wisata di Jogja juga bisa wisatawan dapatkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× 0818-635-846