Gereja Sayidan, Bangunan Tua Yang Instagramable

gereja sayidan

Di zaman sosial media ini semua orang seakan ingin menunjukkan berbagai hal yang menarik dan unik. Hal yang unik dan menarik tersebut tentunya dapat menarik rasa penasaran orang lain. Salah satu hal yang menarik rasa penasaran orang lain adalah tempat wisata. Di Yogyakarta, terdapat sebuah bangunan unik yang bernama Gereja Sayidan.

Mulai beberapa bulan ke belakang ini banyak orang yang membicarakan tempat yang unik ini. Hal tersebut dikarenakan arsitektur bangunannya yang bergaya ala kastil. Sehingga tempat ini juga sering disebut dengan Gereja Gothic Sayidan. Meskipun namanya adalah gereja, akan tetapi sebenarnya bangunan ini bukan sebuah gereja.

Sekilas Mengenai Gereja Sayidan

Gereja Sayidan merupakan sebuah rumah yang aslinya dibangun pada 1979, Bangunan ini juga pernah mengalami renovasi sekitar tahun 1987. Lalu pada tahun 2000, Hak Guna Bangunan dari bangunan ini sudah habis telah habis. Sehingga keluarga yang menghuni rumah ini harus pindah. Tahun 2004, bangunan unik ini diresmikan sebagai cagar budaya.

Lokasi Dan Rute Gereja Sayidan

Gereja Sayidan ini berada di daerah Sayidan, tepatnya di Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta. Lokasi ini dekat dengan berbagai obyek wisata di Kota Yogyakarta, yaitu Keraton Yogyakarta, Benteng Vredeburg, dan lain-lain. Sehingga bagi wisatawan yang ingin mengunjungi berbagai obyek wisata lain di sekitar Kota Yogyakarta juga bisa berkunjung ke tempat ini.

Rute untuk menuju ke Gereja Gothic Sayidan ini sangat mudah ditempuh. Bagi wisatawan yang kesusahan untuk ke tempat ini juga bisa menggunakan berbagai aplikasi peta seperti Google Maps, Waze, dan lain-lain. Untuk wisatawan yang datang dari luar kota, disarankan juga untuk menggunakan jasa sewa mobil di Jogja.

Dengan menggunakan jasa sewa mobil di Jogja, wisatawan bisa menghemat biaya jika dibandingkan dengan membawa mobil pribadi. Wisatawan tentunya tidak perlu mengeluarkan biaya jika sewaktu-waktu mobil yang digunakan dalam kondisi yang buruk sehingga tidak memungkinkan untuk berwisata. Sehingga, wisatawan bisa menggunakan jasa sewa mobil di Jogja.

Hal Menarik Mengenai Gereja Sayidan

Gereja Sayidan merupakan obyek wisata baru yang saat ini dilirik oleh banyak orang. Karena tempat ini bisa dibilang menjadi bangunan yang unik di tengah Kota Yogyakarta yang mana menjunjung tinggi budaya Jawa. Akan tetapi terdapat fakta menarik yang bisa wisatawan ketahui dari tempat wisata ini. Berikut hal yang menarik Gereja Sayidan :

1. Mitos Bangunan Ini Adalah Bekas Gereja

Sebagai bangunan yang unik dan tua ini tentunya menyimpan mitos yang menyebar hingga ke seluruh Indonesia. Tidak jarang juga bangunan ini menjadi salah satu bangunan angker yang tentunya menyimpan mitos. Salah satu mitos yang menyebar adalah dahulunya bangunan ini adalah bekas gereja.

Beberapa warga sekitar mengatakan bahwa tempat ini dulunya adalah sebuah gereja. Karena jika wisatawan masuk ke dalam bangunannya akan terdapat altar dengan tulisan-tulisan Belanda. Mitos ini semakin menguat dengan bangunannya yang khas gereja serta patung Yesus yang berdiri di depan bangunan. Sehingga hal tersebut menjadi mitos.

2. Dahulunya Adalah Bekas Rumah

Selain mitos mengenai bangunan ini dulunya gereja, tersebar juga mitos mengenai bangunan ini adalah bekas rumah tinggal keluarga Tionghoa yang memang kaya raya dan membangun sebuah rumah.

Rumah ini dihuni oleh keturunan Tionghoa, Thientikhien atau R. Petrus Haryono. Beliau merupakan seorang pembatik yang memiliki hubungan kekerabatan dengan Keraton Yogyakarta. Pada tahun 1978, beliau berpulang dengan meninggalkan seorang istri, Ny Esther Widyo Wanandyo yang bergelar KMAT. Gelar tersebut didapat karena kekerabatannya dengan Keraton Solo.

Anak bungsu dari kedua pasangan ini, yaitu KRT Thomas Haryonagoro, memugar rumah tinggal keluarga menjadi bangunan bergaya gotik seperti sekarang. KRT Thomas Haryonagoro adalah seorang lulusan sekolah kesehatan di Belanda. Beliau telah memindahkan isi dari rumah ini ke Museum Ullen Sentalu di Kaliurang.

Barang-barang yang dipindahkan merupakan peninggalan orang tuanya, yang tidak lain tidak bukan ialah karya-karya batik. Karya batik tersebut disimpan rapi dalam koleksi museum.

3. Dahulunya Menjadi Pabrik Batik

Tidak hanya kedua mitos tersebut yang menyebar, akan tetapi tersebar juga mitos mengenai pabrik batik. Pabrik ini letaknya berada di bawah tanah bangunan ini. Konon, pabrik ini milik seorang Tionghoa yang dekat dengan Keluarga Kraton.

Mitos tersebut tentunya menjadi nyata dengan bukti yaitu berupa koleksi batik di Museum Ullen Sentalu. Keberadaan mitos dari Gereja Sayidan ini boleh untuk wisatawan percayai dan boleh juga untuk tidak percaya.

4. Pernah Digunakan Untuk Syuting Video Klip

Bangunan yang unik ini tentunya memancing masyarakat untuk datang. Tidak hanya masyarakat biasa saja, akan tetapi salah satu musisi Indonesia pernah membuat video klip dengan set lokasi Gereja Sayidan. Musisi tersebut tidak lain tidak bukan adalah Ari Lasso. Beliau membuat video klip untuk lagu yang berjudul Perbedaan di tempat ini.

Video klip ini dibuat sekitar tahun 2000-an. Bahkan sampai saat ini, wisatawan bisa menyaksikan video klip tersebut di Youtube.

5. Tempat Instagramable

Setelah dibuat sebagai latar video klip sekitar tahun 2000-an, tempat ini sepi. Baru kemudian setelah zaman sosial media banyak digunakan orang, kemudian banyak yang membagikan keindahan Gereja Sayidan. Bangunan yang sebenarnya lebih mirip kastil dibandingkan gereja ini tentunya menjadi buruan banyak orang, terutama para fotografer.

Tidak hanya fotografer saja, tetapi masyarakat biasa juga seakan memiliki keinginan untuk datang ke tempat ini. Maka dari itu, tempat ini menjadi salah satu spot di Yogyakarta yang instagramable. Instagramable adalah sebuah istilah yang dipopulerkan masyarakat kekinian untuk menyebut spot terbaik untuk diunggah di Instagram.

Lihat juga bangunan instagramable yang lain di Jogja : Tugu Pal Putih dan Plengkung Gading

6. Wisata Kuliner Sekitar

Daerah Gondomanan tidak hanya menonjolkan Gereja Sayidan saja, akan tetapi juga kuliner di sekitar sini sangat lezat. Sehingga bagi wisatawan yang lapar setelah mengunjungi Gereja Gothic ini bisa berkunjung ke salah satu spot kuliner yang enak.

Salah satu dari spot kuliner tersebut adalah Gudeg Wijilan. Gudeg Wijilan merupakan salah satu tempat gudeg yang enak di sekitar Wijilan dan menjadi tempat favorit para pelancong dari berbagai daerah. Akan tetapi jika Gudeg Wijilan terlalu jauh, wisatawan juga bisa mencoba kuliner di sekitar Sayidan.

Misalnya saja Soto Ayam Kaki Lima, Rona Mie, Warung Makan Bu Seput, dan masih banyak lagi tempat kuliner lain sekitar Sayidan.

Penutup

Gereja Sayidan adalah salah satu obyek wisata sekaligus cagar bangunan unik yang ada di kawasan Gondomanan, Yogyakarta. Meskipun namanya gereja, tempat ini sebenarnya adalah sebuah rumah tinggal yang kini sudah ditinggalkan oleh para penghuninya. Bahkan isi dari rumah ini sudah dipindahkan ke Museum Ullen Sentalu yang letaknya ada di Kaliurang.

Bangunan bergaya Eropa yang berada di lingkungan bangunan bergaya Jawa ini menarik perhatian masyarakat, terutama bagi para pemburu foto. Sehingga tidak salah jika Gereja Sayidan menjadi obyek wisata yang ramai dikunjungi oleh wisatawan dari seluruh Indonesia. Hal tersebut selain unik, bangunan ini juga angker.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× 0818-635-846