Embung Nglanggeran, Wisata Pemandangan Landscape Indah

embung nglanggeran

Dalam bahasa Jawa, embung memiliki arti yaitu tempat untuk menampung air dalam jumlah yang banyak. Di Gunungkidul terdapat sebuah embung yang letaknya berada di Gunung Api Purba Nglanggeran, yaitu Embung Nglanggeran. Nglanggeran sendiri merupakan nama desa di Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Embung Nglanggeran adalah tempat untuk menampung air yang lokasinya tidak jauh dari Gunung Api Purba Nglanggeran. Lokasi persisnya berada di atas bukit dan terlihat menarik karena wujudnya dibuat seperti telaga atau danau. Karena bentuknya yang menyerupai telaga, maka tempat ini juga sering disebut dengan danau buatan atau danau artifical.

Lihat ulasan selengkapnya tentang : Gunung Nglanggeran

Sejarah Embung Nglanggeran

Sebelum menjadi embung, tempat ini merupakan bukit yang dulu dikenal dengan nama Gunung Gandu. Masyarakat di sekitar Gunung Gandu mengalami kesulitan untuk memperoleh air. Sehingga muncul inisiatif untuk membuat penampungan air dengan kapasitas yang besar.

Instalasi air juga dipasang di sekeliling danau buatan ini. Tujuannya agar air yang mengalir dari embung bisa mengaliri sawah serta perkebunan milik warga sekitar. Meski embung ini menjadi media untuk menadah air hujan, embung ini juga berguna untuk mengumpulkan air dari sumber Sumurup. Letak sumber air ini berada di Gunung Nglanggeran.

Daya Tarik Embung Nglanggeran

Embung Nglanggeran ini bisa dinikmati kapan saja, baik itu saat pagi, siang, maupun saat malam hari. Saat pagi, wisatawan akan melihat pemandangan perbukitan Sewu yang berdiri di sekitaran embung. Tentu saja pemandangan ini mampu memanjakan mata wisatawan. Sementara di malam hari, pemandangan akan semakin indah dengan kilauan bintang di langit.

Disarankan bagi wisatawan untuk menikmati embung Nglanggeran saat sore menuju petang. Karena wisatawan bisa melihat momen tenggelamnya matahari dengan latar pemandangan indah di sana.

Pemandangan indah sebagai latar belakang sunset itu antara lain pegunungan seribu yang berdiri megah dengan bebatuan purba di Gunung Nglanggeran. Wisatawan juga tidak perlu khawatir dengan fasilitas, karena pihak pengelola sudah menyiapkan fasilitas yang memadai. Fasilitas tersebut antara lain adalah lahan parkir yang luas, toilet, pendopo hingga warung juga tersedia.

Fasilitas lain yang sudah disiapkan pihak pengelola adalah tempat duduk yang terbuat dari cor-coran semen dan gazebo yang siap melindungi wisatawan. Gazebo ini juga berfungsi untuk melihat pemandangan yang adai di Embung Nglanggeran. Untuk menuju ke Embung, wisatawan akan menaiki beberapa anak tangga.

Tips Berwisata Ke Embung Nglanggeran

Berwisata di alam memang sangat seru, apalagi jika wisatawan datang ke Embung Nglanggeran. Akan tetapi, wisatawan harus mengetahui tips sebelum berwisata ke Embung Nglanggeran. Berikut adalah tips yang harus wisatawan ketahui.

1. Menentukan Waktu Berkunjung

Disarankan untuk wisatawan untuk berkunjung ke Embung Nglanggeran saat hari sedang cerah. Karena nantinya wisatawan bisa mendapatkan pemandangan indah secara jelas tanpa terhalang hujan. Bagi wisatawan yang ingin berburu matahari terbit, wisatawan juga bisa berkemah di sekitaran Embung Nglanggeran. Selain berkemah, wisatawan juga bisa menyewa homestay.

Lokasi homestay tersebut tentunya tak jauh dari tempat wisata. Sehingga wisatawan saat pagi hari bisa melihat pemandangan gunung Merapi secara langsung. Kemudian siang kembali ke homestay lalu pada sore harinya kembali melihat pemandangan yang ada di Embung Nglanggeran. Pemandangan saat sore hari tentunya berbeda saat pagi hari.

2. Mempersiapkan Kondisi Fisik Dan Mental

Mempersiapkan kondisi fisik menjadi hal yang sebenarnya harus dipersiapkan sebelum berwisata. Kondisi fisik yang sehat tentunya dapat membuat wisatawan bisa berwisata dengan baik. Sehingga wisatawan tidak jatuh sakit di tengah perjalanan. Bayangkan saja jika wisatawan ingin menikmati pemandangan akan tetapi wisatawan malah jatuh sakit sehingga tidak bisa melihat pemandangan.

Sehingga wisatawan setidaknya harus menjaga kondisi tidur sebelum berlibur ke tempat ini. Selain itu, wisatawan juga perlu waspada untuk menyiapkan obat-obatan pribadi. Karena obat-obatan ini bisa membuat kondisi kesehatan wisatawan tetap terjaga semisal jika jatuh sakit di tengah perjalanan.

3. Mengenakan Pakaian Yang Nyaman

Berwisata ke Embung Nglanggeran tentunya membuat wisatawan harus bergerak dan menempuh perjalanan yang sedikit melelahkan. Sehingga wisatawan harus mengenakan pakaian yang nyaman saat berwisata ke tempat ini. Pakaian yang nyaman saat berwisata dapat membantu wisatawan bergerak dengan leluasa, terlebih lagi untuk naik ke embung.

Sehingga wisatawan wajib untuk membawa pakaian yang nyaman, seperti kaos, celana gunung, dan sandal gunung. Wisatawan juga perlu membawa pakaian ganti yang juga sekiranya nyaman untuk dikenakan saat berwisata.

4. Membawa Uang Cash

Di sekitar Embung Nglanggeran, wisatawan tidak akan menemukan ATM yang dekat. Sehingga wisatawan harus membawa uang cash sebelum ke tempat wisata ini. Disarankan untuk mengambil uang di ATM di daerah Wonosari atau bahkan di Kota Yogyakarta. Sehingga nantinya wisatawan tidak kebingungan saat mengambil uang.

5. Menjaga Sikap

Meski air di Embung Nglanggeran jernih dan terdapat ikan, pengunjung tidak diperkenankan untuk memancing dan mandi di embung tersebut. Selain itu, tidak terdapat fasilitas untuk naik perahu atau naik sampan di tempat ini. Sehingga, wisatawan harus menjaga sikap di tempat ini.

Selain itu, wisatawan juga tidak diperkenankan untuk meninggalkan sampah di embung ini. Sebagai wisatawan yang baik tentunya harus berkelakuan yang baik, salah satunya buang sampah sampah pada tempatnya. Membuang sampah pada tempatnya juga dapat menjaga tempat ini agar terkesan bersih dan membuat wisatawan lain betah berwisata ke tempat ini.

Lokasi, Rute, Dan Tiket Masuk Embung Nglanggeran

Lokasi dari Embung Nglanggeran ini sebenarnya tidak jauh dari Gunung Api Purba Nglanggeran. Sehingga kurang lebih rutenya sama seperti wisatawan ingin menuju ke Gunung Nglanggeran. Bagi wisatawan yang masih bingung bagaimana cara untuk menuju ke tempat ini, wisatawan bisa menggunakan aplikasi peta seperti Google Maps.

Setelah sampai ke Embung Nglanggeran, wisatawan terlebih dahulu harus mendaki beberapa anak tangga yang berkelak-kelok. Jarak untuk naiknya tidak terlalu jauh dan juga pemandangan karst gunung api purba serta view perbukitan seribu seakan menjadi obat dari rasa lelah.

Biaya tiket masuk untuk menuju ke obyek wisata ini adalah sekitar Rp. 7.000. Biaya tersebut tentunya sudah termasuk dengan biaya parkir dan biaya asuransi. Harga tiketnya bisa dibilang terjangkau dan memuaskan wisatawan.

Lihat juga wisata embung yang lain : Embung Tambakboyo

Penutup

Embung Nglanggeran merupakan tempat wisata alam yang ada di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tempat ini menyajikan background pemandangan alam serta danau buatan yang mengaliri sawah dan kebun bagi warga sekitar. Keberadaan danau buatan ini bersebelahan dengan Gunung Api Purba Nglanggeran. Tidak hanya embung, di tempat ini juga terdapat kebun buah.

Salah satu buah yang khas di sini adalah durian montong dan klengkeng. Bagi wisatawan yang ingin datang ke tempat ini bisa menggunakan jasa sewa mobil di Jogja. Hal tersebut karena tempat wisata ini lokasinya yang jauh dari pusat Kota Yogyakarta dan juga tidak ada kendaraan umum yang langsung menuju ke Nglanggeran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× 0818-635-846